Welcome to my blog : diamondliem83.blogspot.id ==== enjoy your day Aneka Artikel: REKONSILIASI BANK

diamond limbong.jr

Senin, 18 Januari 2016

REKONSILIASI BANK

REKONSILIASI BANK

penulis : Dimaond Limbongemail : diamondliem83@gmail.com

Rekonsiliasi Bank adalah prosedur mencocokkan saldo kas menurut pencatatan bank dengan pencatatan perusahaan, karena pengendalian intern kas yang baik akan memberikan informasi mengenai kas suatu perusahaan, berapa kas yang masuk dan berapa kas yang dikeluarkan. Logikanya pencatatan antara bank dengan perusahaan haruslah sama, oleh karena itu seorang akuntan harus dapat menjelaskan mengapa terjadi perbedaan antara laporan perusahaan dengan laporan bank, ada beberapa kemungkinan penyebab terjadi perbedaan antara pencatatan perusahaan dengan pencatatan bank, secara umum kejadiaan inilah yang membuat perlu dilakukan rekonsiliasi bank. 

Faktor penyebab Perbedaan Pencatatan.
Faktor penyebab terjadinya perbedaan saldo kas pada Perusahaan dengan Bank adalah adanya kemungkinan perusahaan belum, kurang atau lebih mencatat sebuah transaksi begitu juga sebaliknya dengan Bank. Hal yang lazim menjadi penyebab selisih pencatatan saldo kas perusahaan dengan pencatatan saldo kas Bank adalah antara lain:

1.  Setoran dalam Perjalanan (deposit in transit)
Penyetoran atau transfer perusahaan kepada Bank , yang telah dicatat oleh perusahaan, namun belum dicatat oleh Bank. Contohnya penyetoran yang dilakukan pada tanggal 31 Januari sementara bank mencatat pada 1 Februari sehingga transaksi tersebut tidak akan muncul pada rekening koran periode Januari melainkan pada rekening koran Februari. Untuk melakukan pemeriksaan pada kasus ini, seorang akuntan harus lebih cenderung  memperhatikan setoran yang terjadi pada saat akhir bulan dan membandingkan slip setoran yang tidak tercatat pada laporan bank, itu kemungkinan menjadi setoran dalam perjalanan.

1     2.   Cek beredar (Outstanding Check)
Cek beredar adalah cek yang telah diserahkan perusahaan untuk membayar suatu transaksi pembelian kepada pihak ketiga (supplier), namun cek tersebut belum dicairkan oleh Bank, dikarenakan berbagai alasan seperti pemegang cek tidak langsung mencairkan dana tersebut.
Untuk melakukan pemeriksaan ini seorang akuntan harus mencocokkan cek yang telah dicatat oleh Bank dengan cek yang sudah dikeluarkan oleh perusahaan pada bonggol cek. Nomor cek yang sudah dikeluarkan namun tidak tercatat pada laporan bank, adalah menjadi cek yang masih beredar.

3. Biaya Bank ( Bank Charge)
Biaya yang dibebankan oleh bank kepada perusahaan contohnya biaya administrasi bank, Transaksi ini biasanya dilakukan auto debt oleh pihak bank terhadap rekening bank perusahaan  sehingga perusahaan tidak akan mengetahui biaya tersebut sebelum melihat laporan Bank.

4.  Cek Kosong (non-sufficient fund check)
Cek yang diterima oleh perusahaan dari pelanggan sudah dicatat sebagai penerimaan kas oleh perusahaan, dan telah disetorkan ke bank sebagai penambah rekening giro, namun dihari berikutnya karena alasan dana yang tidak mencukupi, bank tidak mencatat cek tersebut sebagai setoran, maka akan mengakibatkan perbedaan pencatatan antara bank dengan perusahaan.

5. Penerimaan yang dilakukan oleh bank, namum belum diketahui oleh perusahaan. Contohnya pelanggan melakukan pelunasan piutang melalui transfer rekening bank. Perusahaan tidak akan mencatat sebelum mengetahuinya.

6.  Kesalahan dalam pencatatan yang dilakukan oleh pihak perusahaan atau pihak bank, apabila terjadi perbedaan nilai transaksi dengan bukti transaksi yang sama, maka harus diterlusuri pihak mana yang melakukan kesalahan. Apabila perusahaan yang melakukan kesalahan maka dilakukan jurnal penyesuaian, akan tetapi bila kesalahan dilakukan oleh pihak bank, maka perusahaan harus melaporkan kepada pihak bank untuk melakukan perbaikan pada periode berikutnya.

Contoh Rekonsiliasi 2 kolom

Saldo menurut PT. Diamond Star’s pada periode 31 Januari 2015 adalah Rp.20.502.000,- sedangkan menurut Bank Danamon adalah sebesar Rp.22.190.000,-. Beberapa hal yang diduga menjadi penyebab perbedaan saldo tersebut sebagai berikut:
11.      Setoran sebesar Rp. 3.680.000,- dilakukan pada 31 Januari, akan tetapi Bank belum mencatat.
12. Pembayaraan menggunakan cek kepada PT. Adira, namun belum dicairkan senilai        Rp.5.001.000,-
33.   Bunga pinjaman auto debet dari rekening perusahaan senilai Rp.600.000,- namun belum    diketahui oleh perusahaan.
4.         Beban Administrasioleh Bank sebesar Rp.18.000,- belum diketahui perusahaan 
5.   Cek dari pelanggan senilai Rp.220.000,- tidak dapat diuangkan dengan alasan dana tidak cukup
6. Perusahaan melakukan kesalahan pencatatan, cek untuk pembayaran hutang sebesar Rp.131.000,- namun dicatat sebesar Rp.311.000,-
7.  Bank salah mencairkan cek sebesar Rp.175.000,-, dimana seharusnya merupakan cek dari perusahaan PT. KDS bukan PT. Diamond Star’s



PT. Diamond Star's
Rekonsiliasi Bank Danamon
tertanggal 31 Januari 2015
PT. Diamond Star's

Bank Danamon

Saldo Awal Perusahaan
      20,502,000.00

Saldo awal Bank
      22,190,000.00






+
Salah catat cek
         180,000.00
+
Setoran dalam perjalanan
      3,680,000.00
+
Belum Catat Bunga
         600,000.00
+
Kesalahan mencairkan Cek
         175,000.00






-
Beban Adm
         (18,000.00)
-
Cek beredar
    (5,001,000.00)
-
Cek Kosong
       (220,000.00)










Saldo Akhir
   21,044,000.00

Saldo Akhir
   21,044,000.00







Jurnal penyesuaian yang diperlukan dari rekonsiliasi diatas adalah :

Kas                                                                         Rp.600.000,-
                Pendapatan Bungan                                                       Rp.600.000,-
Kas                                                                         Rp.180.000,-
                Utang Usaha                                                                      Rp180.000,-
Beban Adm                                                        Rp.18.000,-
                Kas                                                                                         Rp.18.000,-
Piutang Usaha                                                  Rp.220.000,-
                Kas                                                                                         Rp.220.000,-

Contoh Rekonsiliasi 4 Kolom

Info PT. Diamond Star;s

Periode                                                                                   April                            Mei
Saldo menurut bank (rekening Koran)                          Rp.650,-                      Rp.700,-
Saldo menurut PT. Diamond Star’s                                  Rp.845,-                      Rp.986,-
-          Setoran dalam perjalanan                              Rp.200,-                      Rp.250,-
-          Cek beredar                                                        Rp.100,-                      Rp.125,-
-          Biaya administrasi bank                                  Rp.30,-                        Rp.40,-
-          Jasa giro                                                                Rp.45,-                        Rp.50,-
-          Cek kosong                                                           Rp.60,-                        Rp.120,-
-      Kesalahan catat pada bulan April oleh PT. Diamond Star’s saat pembayaran hutang senilai Rp.120,- yang seharusnya Rp.170,-
-          Jumlah catatan penerimaan bulan Mei menurut bank Rp.320 dan  PT. Diamond Star’s mencatat sebesar Rp.365,- sedangkan kas dikreditkan bulan Mei menurut laporan Bank Rp.270,- dan catatan PT. Diamond Star’s sebesar Rp.225,-

Cara pengerjaan.

Terlebih dahulu tandai pos-pos mana yang mempengaruhi catatan bank dan mana pos yang mempengaruhi catatan perusahaan.

Catatan Bank
-          Setoran dalam perjalan (bank belum mencatat sebesar Rp.200,- pada bulan april dan Rp.250,- pada bulan Mei) sehingga bank harus menambahkan saldo rekening PT. Diamond Star’s.
-          Cek Beredar (bank belum mencatat penarikan melalui cek senilai Rp.100,- pada bulan April dan Rp.125,- pada bulan Mei)
Catatan Perusahaan
- Beban administrasi (belum dicatat oleh perusahaan sebesar Rp.30,- pada bulan April dan sebesar Rp.40,- pada bulan Mei, padahal bank sudah mengurankan pada rekening PT. Diamond Star’s sebagai beban administrasi
-  Jasa Giro (belum dicatat oleh perusahaan sebesar Rp.45,-  pada bulan April dan sebesar Rp.50,- pada bulan Mei) padahal bank sudah menambahkan pada rekening PT. Diamond Star’s sebagai pendapatan bunga.
-    Cek kosong (cek yang dikembalikan oleh bank karena cek kosong sebesar Rp.60,- pada bulan April dan sebesar Rp.120,- pada bulan Mei) mengurangkan saldo pada PT. Diamond Star’s
-   Kesalah yang dilakukan pada bulan April sehinggan membuat saldo buku terlalu tinggi, maka harus mengurangi saldo kas PT Diamond Star’s sebesar selisihnya, sehingga pencatatan menjadi tepat.

Untuk mempermudah menemukan logikanya sebaiknya dibahas satu pos saja dulu.

PT. Diamond Star's
Rekonsiliasi Bank Danamon
tertanggal 31 Mei 2015
Uraian
Saldo 30 April
Mei
Saldo 31 Mei
Penerimaan
Pengeluaran
Catatan Bank




Setoran dalam perjalanan




April
                      200
                   (200)


Mei

                      250

                         250
Mengapa bisa demikian?
Setoran dalam perjalanan yang sudah dicatat dan disetorkan oleh perusahaan namun belum mencatat pada bulan April sebesar Rp.200,- dan pada bulan Mei sebesar Rp.250,-. Lantas kolom penerimaan bulan Mei ada tertulis pada periode April (Rp.200,-) tanda tutup kurung  ini untuk memudahkan mengetahui bahwa transaksi penerimaan tersebut bukan penerimaan dibulan Mei melainkan telah dicatat pada bulan April, sehingga mengurangi penerimaan pada bulan Mei.

PT. Diamond Star's
Rekonsiliasi Bank Danamon
tertanggal 31 Mei 2015
Uraian
Saldo 30 April
Mei
Saldo 31 Mei
Penerimaan
Pengeluaran
Saldo Menurut Bank
                     650
                     320
                     270
                        700
Setoran dalam perjalanan
                      200
                   (200)

                              -  

                      250

                         250
Cek Beredar
                   (100)

                    (100)
                              -  


                       125
                      (125)




                              -  
Saldo Bank Rekonsiliaasi
                    750
                    370
                     295
                       825
Saldo Menurut Perusahaan
                     845
                     365
                     225
                        985
Biaya Administrasi
                      (30)

                       (30)
                              -  


                          40
                         (40)
Jasa Giro
                         45
                      (45)

                              -  

                        50

                            50
Cek Kosong
                      (60)

                       (60)
                              -  


                       120
                      (120)
Salah Catat
                      (50)

                       (50)
                              -  


                          50
                         (50)
Saldo Perusahaan Rekonsiliasi
                    750
                    370
                     295
                       825


Mungkin sedikit membingungkan, mengapa kesalahan pencatatan periode April dikurangi juga dengan nilai yang sama pada bulan Mei? Karena kesalahan pada bulan april akan menjadi saldo awal dibulan Mei, sehingga saldo bulan Mei juga menjadi salah sehingga perlu dikoreksi. 

Nah.. Blog Rekonsiliasi Bank udah selesai.. tunggu postingan Akuntansi selanjutnya ya.. 
Semangat Belajar para calon Akuntan Handal.. :) ⌚⌛





















Tidak ada komentar:

Posting Komentar